Sintaks Mysql database


Oleh Yobel Liandri (yobelliandri9)



Yobel Liandri

Mahasiswa TI di UKRIM

@@yobel95


haloo sekarang saya mau membagikan sebagian tutorial yang saya punya tentang sintaks mysql.

ok langsung aja :D

Perintah-perintah Dasar MySQL

(Kumpulan) Perintah-perintah Dasar MySQL

 

1. Create Database

Digunakan untuk membuat database baru.

Syntax dasar:

CREATE DATABASE database_nama

Contoh:

CREATE DATABASE databaseku

 

2. Create Table

Digunakan untuk membuat tabel data baru dalam sebuah database.

Syntax dasar:

CREATE TABLE

(

Column_name1 table_nama data_type

Column_name2 table_nama data_type

Column_name3 table_nama data_type

)

Contoh:

CREATE TABLE bukutamu

(

Id int,

Nama varchar (255),

Email varchar(50),

Kota varchar(255)

)

 

3. Select

Digunakan untuk memilih data dari table database.

Syntax dasar:

SELECT column_name(s)

FROM table_name

Atau

SELECT * FROM table_name

Contoh 1:

SELECT nama,email FROM bukutamu

Contoh 2:

SELECT * FROM bukutamu

 

4. Select Distinct

Digunakan untuk memilih data-data yang berbeda (menghilangkan duplikasi) dari sebuah table database.

Syntax dasar:

SELECT DISTINCT column_name(s)

FROM table_name

Contoh:

SELECT DISTINCT kota FROM bukutamu

 

5. Where

Digunakan untuk memfilter data pada perintah Select

Syntax dasar:

SELECT column name(s)

FROM table_name

WHERE column_name operator value

Contoh:

SELECT * FROM bukutamu

WHERE kota=’PAMULANG’

 

6. Order By

Digunakan untuk mengurutkan data berdasarkan kolom (field) tertentu. Secara default, urutan tersusun secara ascending (urut kecil ke besar). Anda dapat mengubahnya menjadi descending (urut besar ke kecil) dengan menambahkan perintah DESC.

Syntax dasar:

SELECT column_name(s)

FROM table_name

ORDER BY column_name(s) ASC|DESC

Contoh 1:

SELECT * FROM bukutamu

ORDER BY nama

Contoh 2:

SELECT * FROM bukutamu

ORDER BY id DESC

 

7. Like

Digunakan bersama dengan perintah Where, untuk proses pencarian data dengan spesifikasi tertentu.

Syntax dasar:

SELECT column_name(s)

FROM table_name

WHERE column_name LIKE pattern

Contoh 1:

SELECT * FROM bukutamu

WHERE nama LIKE ‘a%’

Keterangan :

Contoh di atas digunakan untuk pencarian berdasarkan kolom nama yang berhuruf depan “a”.

Contoh 2:

SELECT * FROM bukutamu

WHERE nama LIKE ‘a%’

Keterangan :

Contoh di atas digunakan untuk pencarian berdasarkan kolom nama yang berhuruf belakang “a”.

 

8. In

Digunakan untuk pencarian data menggunakan lebih dari satu filter pada perintah Where.

Syntax dasar :

SELECT column_name(s)

FROM table_name

WHERE column_name IN (value1,value2, . . .)

Contoh:

SELECT * FROM bukutamu

WHERE kota IN (‘Tangerang’,’Depok’)

 

9. Between

Digunakan untuk menentukan jangkauan pencarian.

Syntax dasar:

SELECT column_name(s)

FROM table_name

WHERE column_name

BETWEEN value1 AND value2

Contoh :

SELECT * FROM bukutamu

WHERE id

BETWEEN 5 and 15

Keterangan :

Contoh di atas digunakan untuk mencari data yang memiliki nomor id antara 5 dan 15.

 

10.  Insert Into

Digunakan untuk menambahkan data baru di tabel database.

Syntax dasar :

INSERT INTO table_name

VALUES (value1,value2,value3, . . .)

Atau

INSERT INTO table_name (column1,column2,column3, . . .)

VALUES (value1,value2,value3, . . .)

Contoh 1:

INSERT INTO bukutamu

VALUES (1,’Arlicious’,’arly@arlicious.com’,’Tangerang’)

Contoh 2:

INSERT INTO bukutamu (id,nama,email,kota)

VALUES (1,’Arlicious’,’arly@arlicious.com’,’Tangerang’)

 

 

11.  Update

Digunakan untuk mengubah/memperbarui data di tabel database.

Syntax dasar:

UPDATE table_name

SET column1=value,column2=value, . . .

WHERE some_column=some_value

Contoh :

UPDATE bukutamu

SET email=’arly@arlicious.com’, kota=’Tangerang’

WHERE

 

12.  Delete

Digunakan untuk menghapus data di table database. Tambahkan perintah Where untuk memfilter data-data tertentu yang akan dihapus. Jika tanpa perintah Where, maka seluruh data dalam tabel akan terhapus.

Syntax dasar :

DELETE FROM table_name

WHERE some_column=some_value

Contoh:

DELETE FROM bukutamu

WHERE id=1

 

13.  Inner Join

Digunakan untuk menghasilkan baris data dengan cara menggabungkan 2 buah tabel atau lebih menggunakan pasangan data yang match pada masing-masing tabel. Perintah ini sama dengan perintah join yang sering digunakan.

Syntax dasar :

SELECT column_name(s)

FROM table_name1

INNER JOIN table_name2

ON table_name1.column_name=table_name2

column-name

contoh :

SELECT bukutamu.nama,bukutamu.email,order.no_order

FROM bukutamu

INNER JOIN order

ON bukutamu.id=order.id

ORDER BY bukutamu.nama

 

14.  Left Join

Digunakan untuk menghasilkan baris data dari tabel kiri (nama tabel pertama) yang tidak ada pasangan datanya pada tabel kanan (nama tabel kedua).

Syntax dasar :

SELECT column_name(s)

FROM table_name1

LEFT JOIN table_name2

ON table_name1.column_name=table_name2.

column_name

contoh :

SELECT bukutamu.nama,bukutamu.email,order.no_order

FROM bukutamu

LEFT JOIN order

ON bukutamu.id=order.id

ORDER BY bukutamu.nama

 

15.  Right Join

Digunakan untuk menghasilkan baris data dari tabel kanan (nama tabel kedua) yang tidak ada pasangan datanya pada tabel kiri (nama tabel pertama).

Syntax dasar :

SELECT column_name(s)

FROM table_name1

RIGHT JOIN table_name2

ON table_name1.column_name=table_name2

column_name

contoh :

SELECT bukutamu.nama,bukutamu.emailmorder.no_order

FROM bukutamu

RIGHT JOIN order

ON bukutamu.id=order.i

ORDER BY bukutamu.nama

 

16.  Full Join

Digunakan untuk menghasilkan baris data jika ada data yang sama pada salah satu tabel.

Syntax dasar :

SELECT column_name(s)

FROM table_name1

FULL JOIN table_name2

ON table_name1.column_name=table_name2

column_name

Contoh :

SELECT bukutamu.nama,bukutamu.email,order.no_order

FROM bukutamu

FULL JOIN order

ON bukutamu.id=order.id

ORDER BY bukutamu.nama

 

17.  Union

Digunakan untuk menggabungkan hasil dari 2 atau lebih perintah Select.

Syntax dasar :

SELECT column_name(s)FROM table_name1

UNION column_name(s) FROM table_name2

Atau

SELECT column_name(s) FROM table_name1

UNION ALL

SELECT column_name(s) FROM table_name2

Contoh :

SELECT nama FROM mhs_kampus1

UNION

SELECT nama FROM mhs_kampus2

 

18.  Alter Table

Digunakan untuk menambah, menghapus, atau mengubah kolom (field) pada tabel yang sudah ada.

Syntax untuk menambah kolom :

ALTAR TABLE table_name

ADD column_name datatyoe

Contoh :

ALTER TABLE Persons

ADD DateOfBirth date

Syntax untuk menghapus kolom :

ALTER TABLE table_name

DROP COLUMN column_name

Contoh :

ALTER TABLE Persons

DROP COLUMN DateOfBirth

Syntax untuk mengubah kolom :

ALTER TABLE table_name

ALTER TABLE clumn_name datatype

Contoh :

ALTER TABLE Persons

ALTER COLUMN DateOfBirth year

 

19.  Now ()

Digunakan untuk mendapatkan informasi waktu (tanggal dan jam saat ini.)

Syntax dasar :

Now()

Contoh :

SELECT NOW()

 

20.  Curdate

Digunakan unutk mendapatkan informasi tanggal saat ini.

Syntax dasar :

Curdate()

Contoh :

SELECT CURDATE()

 

21.  Curtime()

Digunakan untuk mendapatkan informasi jam saat ini.

Syntax dasar :

Curtime()

Contoh :

SELECT CURTIME()

 

22.  Extract()

Digunakan untuk mendapatkan informasi bagian-bagian dari data waktu tertentu, seperti tahun, bulan, hari, jam, menit, dan detik tertentu.

Syntax dasar :

Extract(unit FROM date)

Keterangan :

Parameter unit dapat berupa :

• MICROSECOND

• SECOND

• MINUTE

• HOUR

• DAY

• WEEK

• MONTH

• QUARTER

• YEAR

• SECOND_MICROSECOND

• MINUTE_SECOND

• HOUR_MICROSECOND

• HOUR_SECOND

• HOUR_MINUTE

• DAY_MICROSECOND

• DAY_SECOND

• DAY_MINUTE

• DAY_HOUR

• YEAR_MONTH

Contoh :

SELECT EXTRAXT (YEAR FROM tglorder( AS Th_Order, EXTRACT (MONTH FROM tglorder) AS Bulan_Order,EXTRACT (FAY FROM tglorder AS Hari_Order,

FROM order

WHERE

 

23.  Date_Add() dan Date_Sub()

Fungsi Date_Add() digunakan unutk menambahkan interval waktu tertentu pada sebuah tanggal, sedangkan fungsi Date_Sub() digunakan untuk pengurangan sebuah tanggal dengan interval tertentu.

Syntax dasar :

DATE_ADD (date,INTERVAL expr type)

DATE_SUB (date,INTERVAL expr type)

Keterangan :

Tipe data parameter INTERVAL dapat berupa :

• MICROSECOND

• SECOND

• MINUTE

• HOUR

• DAY

• WEEK

• MONTH

• QUARTER

• YEAR

• SECOND_MICROSECOND

• MINUTE_MICROSECOND

• MINUTE_SECOND

• HOUR_MICROSEDOND

• HOUR_SECOND

• HOUR_MINUTE

• DAY_MICROSECOND

• DAY_SECOND

• DAY_MINUTE

• DAY_HOUR

• YEAR_MONTH

Contoh 1:

SELECT id,DATE_ADD (tglorder,INTERVAL 30 DAY)

AS Waktu_pembayaran

FROM order

Contoh 2:

SELECT id,DATE_SUB(tglorder,INTERVAL 5 DAY)

AS Pengurangan_Waktu

FROM order

 

 

 

24.  DateDiff()

Digunakan untuk mendapatkan informasi waktu di antara 2 buah tanggal.

Syntax dasar :

DATEIFF(date1,date2)

Contoh :

SELECT DATEIFF(‘2010-06-30’,’2010-06-29’)

AS Selisih_waktu

 

25.  Date_Format()

Digunakan untuk menampilkan informasi jam dan tanggal dengan format tertentu.

Syntax dasar :

DATE_FORMAT(date,format)

Keterangan :

Parameter format dapat berupa :

• %a, nama hari yang disingkat

• %b, nama bulan yang disingkat

• %c, bulan (numerik)

• %D hari dalam sebulan dengan format English

• %d, hari dalam sebulan (numerik 00-31)

• %e, hari dalam sebulan (numerik 0-31)

• %f, micro detik

• %H, jam (00-23)

• %h, jam (01-12)

• %I, jam (01-12)

• %i, menit (00-59)

• %j, hari dalam setahun (001-366)

• %k, jam (0-23)

• %l, jam (1-12)

• %M, nama bulan

• %m, bulan (numerik 00-12)

• %p, AM atau PM

• %r, waktu jam dalam format 12 jam (hh:mm:ss AM or PM)

• %S, detik (00-59)

• %s, detik (00-59)

• %T, waktu jam dalam format 24 jam (hh:mm:ss)

• %U, minggu (00-53) dimana Sunday sebagai hari pertama dalam seminggu

• %u, minggu (00-53) dimana Monday sebagai hari pertama dalam seminggu

• %W, nama hari kerja

• %w, hari dalam seminggu (0=Sunday, 6=Saturday)

• %X, tahun dalam seminggu dimana Sunday sebagai hari pertama dalam seminggu (4 digits) digunakan dengan %V

• %x, tahun dalam seminggu di mana Monday sebagai hari pertama dalam seminggu (4 digits) digunakan dengan %v

• %Y, tahun 4 digit

• %y, tahun 2 digit

Contoh :

DATA_FORMAT (NOW(),’%b %d %Y %h : %i %p’)

DATE_FORMAT (NOW(),’%m-%d-%Y’)

DATE_FORMAT (NOW(),’%d %b %Y’)

DATE_FORMAT (NOW(),’%d %b %Y %T : %f’)

 

26.  Drop Table

Digunakan untuk menghapus tabel beserta seluruh datanya.

Syntax dasar :

DROP TABLE table_name

Contoh :

DROP TABLE mhs

 

27.  Drop Database()

Digunakan untuk menghapus database.

Syntax dasar :

DROP DATABASE database_name

 

28.  AVG()

Digunakan untuk menghitung nilai-rata-rata dari suatu data.

Syntax dasar :

SELECT  AVG (column_name) FROM table_name

Contoh :

SELECT AVG(harga) AS Harga_rata2FROM order

 

29.  Count()

Digunakan untuk menghitung jumlah (cacah) suatu data.

Syntax dasar :

SELECT COUNT (column_name) FROM table_name

Contoh :

SELECT COUNT(id) AS Jumlah_tamu FROM bukutamu

 

30.  Max()

Digunakan untuk mendapatkan nilai terbesar dari data-data yang ada.

Syntax dasar :

SELECT MAX (column_name) FROM table_name

Contoh :

SELECT MAX(harga) AS Harga_termahal FROM order

 

 

 

31.  Min()

Digunakan untuk mendapatkan nilai terkecil dari data-data yang ada.

Syntax dasar :

SELECT MIN (column_name) FROM table_name

Contoh:

SELECT MIN(harga) AS Harga_termurah FROM order

 

32.  Sum()

Digunakan untuk mendapatkan nilai total penjumlahan dari data-data yang ada.

Syntax dasar :

SELECT SUM (column_name) FROM table_name

Contoh :

SELECT SUM(harga) AS Harga_total FROM order

 

33.  Group By()

Digunakan untuk mengelompokkan data dengan kriteria tertentu.

Syntax dasar :

SELECT column_name,aggregate_function(column_name)

FROM table_name

WHERE column_name operator value

GROUP BY column_name

Contoh :

SELECT nama_customer,SUM(harga) FROM order GROUP BY nama_customer

 

34.  Having()

Digunakan untuk memfilter data dengan fungsi tertentu.

Syntax dasar :

SELECT column_name,aggregate_function(column_name)

FROM table_name

WHERE column_name operator value

GROUP BY column_name

HAVING aggregate_function(column_name) operator value

Contoh :

SELECT nama_customer,SUM(harga) FROM order

WHERE nama_customer=’Arlicious’ OR nama_customer=’Dvallen’

GROUP BY nama_customer

HAVING SUM (harga)>25000

 

35.  Ucase()

Digunakan untuk mengubah huruf pada data tertentu menjadi huruf besar.

Syntax dasar :

SELECT UCASE (column_name) FROM table_name

Contoh :

SELECT UCASE(nama) as Nama FROM bukutamu

 

36.  Lcase()

Digunakan untuk mengubah huruf pada data tertentu menjadi huruf kecil.

Syntax dasar :

SELECT LCASE (column_name) FROM table_name

Contoh :

SELECT LCASE(nama) as Nama FROM bukutamu

 

37.  Mid()

Digunakan untuk mengambil beberapa karakter dari field teks.

Syntax dasar:

SELECT MID(column_name,start[,length]) FROM table_name

Contoh:

SELECT MID (kota,1,4) as singkatan_kota FROM

Buku tamu

 

38.  Len()

Digunakan unutk mendapatkan informasi jumlah karakter dari field teks.

Syntax dasar:

SELECT LEN (column_name) FROM table_name

Contoh:

SELECT LEN(nama) as panjang_nama

FROM bukutamu

 

39.  Round()

Digunakan untuk pembuatan bilangan pecahan.

Syntax dasar:

SELECT ROUND (column_name,decimals)

FROM table_name

Contoh:

SELECT no_mhs, ROUND (nilai,0) as nilai_bulat

FROM tnilai

ok semoga berguna buat teman-teman trima kasih.

Level artikel ini adalah beginner.
Dituliskan oleh Yobel Liandri (yobelliandri9) pada 10 Juli 2016 dan telah dibaca sebanyak 5349 kali.
Tag: database, mysql, tutorial mysql

Beri Jempol · 4 jempol

berlangganan komentar



Komentar:

ganis
198
729
· 2 tahun, 10 bulan yang lalu · 1 jempol

Halo @Yobel, terimakasih atas artikelnya... mohon diikuti saran dari sini -> https://codesaya.com/artikel/saran/ tapi untuk tulisan anda sebenarnya hanya kurang dalam menggunakan style code untuk script SQLnya. Untuk menggunakan format code, bisa menggunakan tombol ini -> https://codesaya.com/static/img/...

Terimakasih banyaaak...!!!

yobelliandri9
300
27
penulis
· 2 tahun, 10 bulan yang lalu · 0 jempol

OK trims atas sarannya :D

Silahkan masuk untuk menulis artikel atau komentar.




Artikel Lainnya


Bram

30 Juli 2016

Method POST dan GET pada form

Mendengar kata POST dan GET mungkin sudah tidak asing lagi bagi para coder, khususnya coder yang bergelut di dunia web programming. Pada artikel ini, kita coba membahas secara spesifik mengenai ...

Lanjutkan membaca

3 menit bacaan · beginner



Yobel Liandri

10 Juli 2016

sintak-sintak dasar PHP

Sintaks Dasar PHP

Sebuah script PHP selalu Dimulai dengan blok. <?Php dan Diakhiri dengan ?> . A PHP scripting blok dapat ditempatkan di manapun dalam dokumen.

Pada server dengan dukungan steno diaktifkan ...

Lanjutkan membaca

2 menit bacaan · beginner